Kualitas dan Dedikasi (gugun and the bluesbug)

Saturday, October 2, 2010
pas lagi browsing ga tau alur, kebetulan lliat post ini di blog lain, mungkin bisa di posting di sini supaya band yang satu ini lebih dikenal bukan dari tampang, bukan dari uang, bukan dari latar belakang, bukan dari popularitas sebelumnya, tapi lebih ke KUALITAS dan DEDIKASI. langsung aja baca nih hasil "repost".....



Di tengah gempuran musik pop dan rock yang mendominasi dunia musik Indonesia, para pecinta musik blues boleh berbangga hati karena ada tiga anak muda negeri ini yang akan mengentak Eropa. Ketiga anak muda itu tergabung dalam sebuah grup band bernama Gugun And The Bluesbug. Band beraliran blues rock yang digawangi oleh Gugun (gitaris sekaligus vokalis), Agung (drummer), dan Ardi (bassist) ini bakal menggelar tur internasional ke Inggris dan Irlandia pada Januari mendatang.
 
Tur yang dilakukan selama tiga minggu itu merupakan rangkaian promosi album ketiga mereka yang belum diberi judul. Album mereka yang pertama, Get The Bug, berlabel indie dan dirilis pada tahun 2004. Sedangkan album kedua yang berjudul Turn it On berisi 12 lagu dan dirilis pada Agustus 2007 di bawah payung label Sinjitos Records. Album yang dikemas dengan cover agak nyeleneh itu terpilih sebagai album rekaman terbaik ketujuh tahun 2007 versi Majalah Rolling Stone.
 
Bagi Gugun And The Bluesbug, tur yang akan dilakukan pada awal Januari 2009 nanti adalah yang ketiga kalinya. Sebelumnya, mereka telah melakukan tur pada Desember 2007 dan Agustus 2008 lalu. Dalam turnya nanti, Gugun And Bluesbug di antaranya bakal manggung di ajang “Skagness Blues And Rock Festival”, yakni festival musik blues tahunan di Inggris. Biasanya, yang menjadi peserta di ajang ini tidak hanya pemusik-pemusik blues Inggris, tapi juga dimeriahkan oleh musisi-musisi dari berbagai penjuru Eropa, seperti Swedia, Italia, dan Amerika Serikat.
 
Tentunya, dari sekitar 30 peserta Skegness Blues kali ini, Gugun and The Bluesbug adalah satu-satunya band asal Indonesia, bahkan mungkin satu-satunya dari Asia. Selain itu. selama tiga pekan pada Januari nanti, Gugun And The Bluesbug akan tampil dalam 20 pertunjukan di klub-klub musik blues di London, Manchester, Birmingham, dan Nottingham.
 
Angin Segar Bagi Blues Indonesia
 
Di Jakarta, Gugun And The Bluesbug acap tampil menghibur para penggemarnya di kafe-kafe (misalnya kafe Stardeli dan Eastern Promise) serta berbagai event musik khusus blues. Setiap mereka manggung, biasanya orang-orang akan terpesona, terutama saat melihat aksi dan skill permainan gitar yang disuguhkan oleh Gugun, sang gitaris. Gugun yang biasanya memainkan gitar Fender Stratocaster sangat sering memainkan lagu-lagu yang pernah dibawakan oleh Stevie Ray Vaughan. Bahkan, semua lagu-lagu blues pernah dibawakan oleh Stevie Ray Vaughan juga mampu disuguhkan Gugun And The Bluesbug dengan sempurna.
 
Banyak orang—khususnya penggemar musik blues—menganggap Gugun sebagai reinkarnasinya Stevie Ray Vaughan, yakni salah satu gitaris andal musik blues berkulit putih era 1970-1980-an yang kini sudah almarhum. Sebab, seperti kemampuan yang dimiliki Stevie Ray Vaughan, Gugun juga jago menggeranyangi fret-fret gitarnya dengan kecepatan tinggi dibarengi dengan chocking, bending, membuat suara lengkingan, serta sayatan nada tinggi yang berselingan dengan chord-chord miring. Bukan penampilan Gugun saja yang mirip Stevie Ray Vaughan, bahkan komposisi personel Gugun And The Bluesbug juga dianggap menyerupai komposisi band blues asal Texas itu. 




selengkapnya http://www.pasarkreasi.com/news/detail/music/145/gugun-and-the-bluesbug-lokal-yang-mendunia 

0 comments:

Post a Comment